
Jakarta, Experience Coder Indonesia
—
Teknologi pengenalan wajah (
facial recognition
) berbasis kecerdasan buatan (
AI
) kembali memakan korban salah tangkap di Amerika Serikat (AS).
Dua pria yang tidak terlibat kejahatan harus menjalani penahanan dan proses hukum panjang akibat kesalahan identifikasi sistem AI yang digunakan kepolisian setempat.
Jalil Richardson, warga Charlotte, North Carolina, baru bebas usai menghabiskan lebih dari 50 hari di tahanan atas tuduhan pencurian kendaraan di Jacksonville.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut keterangan kantor kejaksaan Florida kepada
Action News Jax
, kepolisian memasukkan rekaman kamera pengawas ke sistem pengenalan wajah berbasis AI, yang mengidentifikasi Richardson dengan tingkat kecocokan 85 persen.
Kecocokan itu, ditambah dua keterangan saksi mata, dianggap cukup menetapkan alasan kuat untuk menahannya, meski ia sebenarnya sedang bekerja ratusan kilometer dari lokasi kejadian saat itu terjadi.
Setelah pengacaranya membuktikan alibi di persidangan, jaksa akhirnya mencabut dakwaan.
“Tidak ada penyelidikan yang benar dilakukan, bahkan untuk menghubungi saya,” kata Richardson, dikutip dari
Futurism
.
Dampak kasus ini melampaui masa tahanan yang diterima Richardson. Kasus salah tangkap ini membuatnya kehilangan pekerjaan, tempat tinggal, dan hak asuh dua anaknya.
Kasus serupa lebih dulu menimpa Robert Dillon, pria 52 tahun asal Fort Myers, Florida.
Algoritma pengenalan wajah Kepolisian Jacksonville Beach sempat mencatat kecocokan 93 persen antara Dillon dan pria yang terekam kamera di sebuah gerai McDonald’s, diduga berupaya membujuk anak perempuan di bawah umur untuk pergi bersamanya. Padahal Dillon tinggal lebih dari 480 kilometer dari lokasi kejadian dan mengaku tak pernah ke sana.
Kasus Dillon dihentikan tahun lalu, tetapi kini ia menggugat Kepolisian Jacksonville Beach, Kantor Sheriff Jacksonville, dan Sheriff Bob Gualtieri dari Pinellas County, yang lembaganya mengoperasikan sistem pengenalan wajah bernama Faces.
Gugatan yang diajukan American Civil Liberties Union (ACLU) menuding penyidik utama kasus, Scott O’Connell, sengaja menghilangkan bukti yang meringankan, termasuk data pembaca pelat nomor yang menunjukkan kendaraan Dillon tak pernah berada di dekat lokasi kejadian.
“Alih-alih menguji jawaban mesin terhadap bukti yang seharusnya membebaskannya, para petugas justru membangun kasus untuk mengonfirmasi hasil mesin itu,” demikian isi gugatan tersebut, dilansir
The Guardian
.
Dillon menyebut dirinya kini tak lagi merasa nyaman bersikap ramah kepada anak-anak, dan tak ada satu pun lembaga penegak hukum yang meminta maaf.
Direktur litigasi privasi Electronic Frontier Foundation (EFF), Adam Schwartz, menyebut kasus Richardson sebagai kasus salah tangkap ke-14 akibat kesalahan sistem pengenalan wajah yang diketahui publik, dengan mayoritas korban adalah orang kulit hitam. Kantor Sheriff Jacksonville menolak anggapan bahwa teknologinya diskriminatif terhadap warna kulit tertentu.
Sementara itu, investigasi
The Guardian
pada Mei lalu menemukan pengawasan terhadap sistem pengenalan wajah berbasis AI di Inggris maupun negara lain masih sangat minim, sedangkan kemajuan teknologinya jauh melampaui kemampuan otoritas untuk mengaturnya.
(lom)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Experience Coder]
Baca lagi: Dasco Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah
Baca lagi: Sinopsis Human Vapor, Shun Oguri Buru Pria Berubah Jadi Gas
Baca lagi: Sarwendah Siap Pertahankan Hak Asuh Anak di Persidangan




35 Responses
Kontennya singkat namun sarat informasi. Saya juga sering membaca artikel dari https://www.renderosity.com/users/id:1535596.
Artikel ini menawarkan antitesis yang segar terhadap opini arus utama yang membosankan http://www.kufirst.center.ku.ac.th/news-and-publicity/page/7/
Artikel yang sangat cerdas dalam memetakan sebab-akibat suatu masalah secara proporsional https://www.kufirst.center.ku.ac.th/9834-2/ sungguh saya suka
Saya sangat menikmati tulisan ini karena langsung pada intinya. Tadi saya juga sempat membaca referensi lain di https://atomon.ciao.jp/wp1/2016/03/14/%E5%A4%A7%E4%B8%B8%E6%9D%B1%E4%BA%AC%E5%BA%97-10f-%E6%9D%B1%E6%80%A5%E3%83%8F%E3%83%B3%E3%82%BA%E6%9D%B1%E4%BA%AC%E5%BA%97-%E8%B2%A9%E5%A3%B2%E4%BC%9A%E5%A0%B1%E5%91%8A/ yang membahas hal serupa secara komprehensif.
Pemaparan dalam artikel ini sangat terstruktur dan menambah wawasan saya secara signifikan. Sebagai referensi komparatif, tautan https://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=1578 juga menyajikan kajian yang selaras dan patut untuk disimak.
Terima kasih sudah menghadirkan tulisan yang nyaman dibaca. Referensi lain yang menurut saya cukup menarik ada di https://wakelet.com/wake/KZ3qz1DDlj9n2WXMNpfz1.
Setiap kalimat di artikel ini ditulis dengan kesadaran penuh untuk memberikan dampak positif http://www.kufirst.center.ku.ac.th/10020/ dan memang artikel ini mengajarkan saya banyak hal
Setuju banget sama poin-poin di artikel ini, saya jadi makin ngerti sekarang. Oh iya, buat temen-temen yang butuh bacaan sejenis, https://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=1350 juga bahas hal yang sama lho.
Bacaan yang luar biasa bergizi untuk pikiran. Sukses selalu untuk penulisnya https://www.kufirst.center.ku.ac.th/category/activities/page/23/ saya sangat cinta dengan artikel sebagus ini
Artikel ini menawarkan kedalaman materi yang membuat pembaca enggan melewatkan satu baris pun https://www.kufirst.center.ku.ac.th/livingwithcovid-19/
Setuju 100%! Memang bener banget poin-poin yang disampein. Buat nambah literasi, mampir juga ke https://www.apsense.com/article/thank-goodness-theresa-may-doesnt-have-children-says-camilla-tominey.html ya, bahasan mereka juga oke punya.
Saya sangat menikmati setiap paragraf dalam artikel ini.https://forums.afterdawn.com/threads/how-to-upload-image-to-ipod-touch-so-that-i-can-set-it-as-wallpaper.587746/
Pembahasan yang mencerahkan! Untuk pembaca lain yang mungkin membutuhkan literatur tambahan dengan tema yang sama, silakan kunjungi https://velog.io/@epicureannycom/about.
Membaca artikel ini membuat saya mengerti topik yang sebelumnya terasa rumit.http://opensource.platon.org/forum/projects/viewtopic.php?p=12365366
Ngebantu banget penjelasannya, mantap! Sekalian share aja, buat kalian yang butuh materi serupa bisa cek https://adfam.org.uk/forums/users/txlile/ saya dapet banyak info juga dari sana.
Narasi analitis di sini tidak sekadar deskriptif, melainkan preskriptif—memberikan arah baru bagi studi masa depan https://jewishvirtuallibrary.org/jsource/bibliowf.html
Informasi yang disajikan sangat up-to-date.https://www.bitget.com/price/solidex
Sangat direkomendasikan untuk dibaca oleh kalangan akademis maupun umum.https://www.coinbase.com/en-es/converter/sex/cad
Nambah wawasan baru banget setelah baca tulisan ini.https://www.coinbase.com/pt-br/converter/sex/ngn
Gaya penulisannya santai tapi tetep berbobot.https://www.coinbase.com/de/converter/sex/snx
Alur penjelasannya sangat logis dan sistematis.https://www.coinbase.com/en-pt/converter/sex/inr
Request bahas topik yang lain juga dong dengan gaya tulisan ini.https://www.coinbase.com/fr-fr/converter/sex/brl
Sangat memotivasi saya untuk jadi lebih baik lagi.https://www.coinbase.com/es-us/converter/sex/zar
Penulis telah berhasil menetapkan sebuah standar emas (gold standard) dalam hal penulisan artikel analisis komprehensif https://www.warriorforum.com/main-internet-marketing-discussion-forum/1429597-affiliate-marketing-high-ticket-not.html
Pemilihan katanya sangat pas dan kekinian.https://www.coinbase.com/it/converter/sex/krw
Karya tulis ini tidak sekadar menyajikan informasi permukaan, melainkan mengupas anatomi masalah secara radikal dan komprehensif https://hyperorg.com/2004/05/page/2/
Mantap ulasannya, langsung pada intinya dan nggak bertele-tele! Kebetulan kemaren saya sempet mampir ke https://kldp.org/comment/250055, di sana juga ada pembahasan yang sangat relevan sama topik ini.
Keren banget artikelnya, nambah insight baru hari ini. Buat kawan-kawan yang kepo soal topik ini, coba mampir juga ke https://kldp.org/node/62342 deh, lumayan nambah wawasan.
Terima kasih atas artikel yang informatif. Senang masih ada blog yang rutin membagikan konten berkualitas. Saya juga membaca referensi dari [https://memorygroup.ucdavis.edu/publications-876914/monthly-pubs-aug-2020](https://memorygroup.ucdavis.edu/publications-876914/monthly-pubs-aug-2020).
Terima kasih telah menyuarakan hal penting ini lewat tulisan yang luar biasa.https://www.coinbase.com/es-la/converter/sex/krw
Artikel ini cocok menjadi bacaan bagi siapa saja yang ingin memahami topik tersebut. Saya juga sempat melihat [http://www.ibiblio.org/pub/Linux/docs/linux-doc-project/linuxfocus/English/January2001/article180.shtml](http://www.ibiblio.org/pub/Linux/docs/linux-doc-project/linuxfocus/English/January2001/article180.shtml).
Penulis sangat jujur dalam menyajikan keterbatasan data, itu poin plus bagi saya.https://www.kufirst.center.ku.ac.th/9905/
Pertanyaan di akhir artikel benar-benar membuat saya berpikir keras. Bagaimana menurut yang lain?https://www.kufirst.center.ku.ac.th/9875/
Pembahasan yang sangat relevan sama kondisi sekarang. Kalau mau cari perbandingan artikel, di https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=284280 juga ada ulasan yang komprehensif banget.
Poin-poinnya sangat solutif untuk mengatasi bottleneck yang sering terjadi di lapangan.http://www.kufirst.center.ku.ac.th/9987-4/